A Hundred Memories mengambil konsep apa jadinya persahabatan, cinta, dan ambisi yang bertabrakan pada era 1980-an di Korea Selatan. Konsep ini mungkin terlihat sepele, tetapi drama Korea ini ternyata memiliki makna yang lebih dalam.

Drakor romantis coming of age ini tidak hanya mengundang nostalgia. Terdapat juga penceritaan pertemanan kedua pramugari bus yang terjamin mengundang emosi. Apalagi keduanya jatuh cinta pada sosok pria yang sama.

Tema ketangguhan, mimpi, dan penjalinan hubungan yang tak terduga membuat drakor ini mampu menyajikan sesuatu yang berbeda.

Alasan A Hundred Memories Wajib Masuk Watchlist

Mengincar drakor bergenre romance dan coming of age yang berbeda mengundang nostalgia? Berikut adalah tiga alasan kenapa drama Korea ini layak kamu tonton.

1. Latar Era 1980-an yang Fresh dan Bukan Sekadar Nostalgia

Berlatar pada 1980-an, drakor romantis ini bercerita tentang persahabatan dua sosok pramugari bus, Go Young Rye (Kim Da-mi) dan Seo Jong Hee (Shin Ye-eun).

Konsep tadi terlihat sederhana, tetapi jika kamu mulai menonton, terdapat berbagai elemen nostalgia yang terasa otentik dan fresh.

Kamu akan menyaksikan seperti apa kehidupan pramugari bus pada era tersebut. Mulai dari mengumpulkan tarif hingga memandu penumpang.

Kemudian, penggambaran latar melalui set dan kostum berhasil menampilkan realisme sambil menyeimbangkan dengan konflik dan penokohan yang fresh.

2. Konflik Cinta Segitiga yang Dalam

Mudah untuk bilang banyak drama korea yang berfokus dalam konflik cinta segitiga. Tetapi judul ini menyajikan konsep ini lebih fresh dan tidak mengikuti trope yang sudah biasa.

Plot cinta segitiga sering sekali menampilkan tokoh utama pria mudah menarik hati para tokoh utama perempuan tanpa penokohan kuat. Penokohan seperti ini kerap membuat penonton frustasi dan mudah menebak apa yang terjadi selanjutnya.

Dalam drama ini, Jae Pil (Heo Nam-jun) memiliki watak yang begitu berlapis dan dalam. Ia bisa terlihat sebagai sosok yang dingin dan pintar. Namun, hatinya yang lembut di dalam menjadi alasan kuat kedua tokoh utama perempuan jatuh hati.

Konflik cinta segitiga ini semakin rumit karena pertemanan antara Go Young Rye dan Seo Jong Hee yang kuat. Terlebih, perjuangan dan keteguhan kedua karakter ini menjadikan konflik ini lebih kompleks dari yang terlihat.

3. Chemistry Pemeran yang Kuat

Konflik utama di drakor romantis ini juga berhasil berkat chemistry pemeran yang kuat.

Kim Da-mi mampu menampilkan sosok yang rajin dan selalu berapi-api. Sementara Shin Ye-eun memerankan sosok lebih progresif, spontan, dan memiliki insting tinggi.

Meski keduanya harus memerankan dua karakter yang berlawanan, chemistry yang merepresentasikan dinamik langsung menyentuh hati penonton. Terutama bagi kamu yang mencari inspirasi dalam kehidupan nyata.

Penasaran dengan drakor berlatar era 1980-an ini kan? Kamu bisa menonton A Hundred Memories di Viu sekarang juga.

3 Alasan Harus Nonton Drakor Romantis A Hundred Memories

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *